Love The Rain [Monolog Rae In]

love the rain

Love The Rain [ Monolog Rae In]

 

Author: JSH

Title : Love The Rain [Monolog Rae In]

Main Cart :

  • Park Rae In [O’c]
  • Shin Dong Woo a.k.a CNU [B1A4]

Rating : PG-13

Genre : Romance, Sad, AU, Mystery

Type : Monolog, Drabble

Soundtrack :

  • 4men – Once While You Live

Length : 928 Words.

[Happy Reading] 

     Hujan turun ke muka bumi, Rumput dihalaman yang tadinya layu sekarang sudah mulai tumbuh, aku senang tanaman dan rumput yang layu bisa tumbuh kembali di karnakan hujan yang turun, itu membuat kesedihan dan kesendirianku berkurang.

      Aroma tanah yang lembab di karnakan basah terkena air hujan menyeruak ke udara, membuat hatiku yang sedang kacau menjadi tenang seperti aroma lilin terapi.

     Kodok bernyayi sangat bahagianya berbeda dengan isi hatiku yg sedang sedih.

     Awan yang mulanya cerah menjelma menjadi awan mendung gelap gulita, sama seperti perasaanku yang mulanya cerah menjadi gelap gulita.

    Tetes demi tetes air jatuh dari genting maupun dahan, bersamaan dengan ari mataku yang tetes demi tetes jatuh mengalir membasahi pipiku.

Tetes demi tetes telah berubah menjadi deras dan keras, bersamaan dengan air mataku yang mengalir makin menjadi-jadi membentuk aliran sungai yang panjang.

Hujan yang deras sekarang sudah sirna, hujan gerimis pun datang, sama seperti air mataku yang semula deras sekarang berubah  menjadi  tetes-tetes hujan gerimis.

Burung – burung bernyanyi gembira, bernyanyi sangat merdu dan terbang ke sana kemari, menggambarkan hatiku yang gembira karna aku melihat mu, berada di halaman rumahku sambil tersenyum bahagia.

Burung-burung terbang di angkasa,  berterbangan dan bernyanyi bersuka ria, menikmati indahnya alam raya. Aku pun berlari menuju halaman rumah denga senyum yang mengembang, berharap bahwa dia tak akan meninggalkanku lagi, sendiri dalam menjalani hidupku. Aku melihatnya sekarang dia sudah berada di depan mataku, terseyum dengan seyumnya yang manis, seyum yang sangat ku sukai, Menatap mataku hangat, tergambarkan rasa rindu di matanya. Ya… aku pun begitu aku rindu dengan mu Shin Woo. Aku pun memeluknya sangat erat berharap bahwa di tak akan jauh dari ku lagi. Ia membalas pelukanku. Sangat hangat yang kurasakan sekarang, diantara udara dingin hujan, aku merasakan hangat di dalam dekapannya, sama seperti dahulu aku bersamanya.

Hujan yang turun muali reda. Angin berhembus dingin pun terasa, itu membuat pelukan kami mengerat dan semakin erat, agar udara dinggin tidak merusak kehagatan yang kami alami sekarang.

Angin meniup mengenai batang pohon. Daun melambai bagaikan berdendang, serasa ikut bahagia bersama kita berdua.

Hujan deras tiba – tiba datang kembali. Halilintar yang kuat pun berbunyi sangat keras. Kodok yang sedari tadi berdendang sekarang sudah tak ada lagi. Burung yang sedari tadi terbang dengan sangat gembira kini kembali bersembunyi ditempat nya semula. Suasana hatiku menjadi cemas, aku berharap ia tak akan pergi dari ku lagi, aku berharap hujan tak akan menjemputnya untuk pergi.

Suasana hati terus mencemkram, gemuruh berbunyi bagaikan menerkam. Rasa takut ku makin menjadi-jadi, dan yang kutakutkan benar terjai, dia telah pegi, pergi bersama hujan. Dia menghilang dari dekapanku, dia meninggalkan ku sendiri di tegah hujan yang lebat.

Rasa di hati takut sekali, suara halilintar yang keras merusak hatiku. Aku tak tahan dengan semua ini, mengapa engkau mengambilnya dari sisi ku. Ya… aku memang egois tak membiarkannya pergi dari sisi ku. Tetapi megapa kau hanya mengambilnya, mengapa kau tak mengajak ku ikut bersamanya, kau hanya meninggalkan rasa saki hati yang begitu mendalam, aku sudah tak tahan lagi… TAK TAHAN…

Aku mohon ajak aku ikut bersama mu. Ku mohon… Aku tak sanggup hidup sendiri lagi. Aku mohon Shin Woo ajak aku pergi bersama mu…. Aku merasa angin tertiup menerpa wajah ku, pita rambut berwarna hitam gelap yang kupakai terlepas terbang tertiup angin, dan membuat rambut ku terurai. Apakah ini jawaban dari mu, kau akan mengajak ku pergi bersama mu.

Rasa takut pun hilang di dada, resah telah hilang gembira pun datang. Aku terus berlari di tengah hujan mengejar kemana pita yang kupakai pergi. Ternyata dia terbang kesini, aku tambah yakin bahwa ini lah jawaban Shin Woo.

Tempat ini adalah tempat, di mana pertama dan terakhir kalinya aku bertemu dengannya. Taman yang sangat indah dan penuh dengan kenangan. Burung di taman kembali berkicau, hujan sedari tadi sudah berhenti, aku berada di sebelah kiri jalan taman ini, taman ini di pisahkan oleh jalan. Aku melihat ia membawa pita yang kupakai, aku tersenyum lebar yang ku ingginkan selama ini akhirnya terwujudkan. Ia terseyum dan memintaku ku untuk kesana. Aku pun tersenyum sambil berjalan ke sisi kanan jalan.

Aku terlalu bahagia jadi aku tak mendegar ada bunyi klason mobil truk pengangkut sayuran yang melaju dengan cepat menuju ku. Aku melihat seyum di wajanya meredub, aku pun tertabarak mobil truk. Tubuh ku terlempar sejauh 5m dari taman itu, badanku jatuh ke tanah dan kepalaku terbentur batu yang cukup tajam, seluruh badanku terasa remuk, banyak darah menggucur dari keninggku. Aku melihat Shin Woo memangku ku dengan bayak air mata diwajahnya, aku tersenyum padanya akhirnya aku bisa menyusulnya. Setelah itu aku merasakan rasa sakitku hilang, kulitku mendinggin dan semuanya berubah menjadi gelap.

    ~oOo~

     Aku duduk termenung melihat pelangi yang sagat indah di langit, dengan seseorang yang sangat aku cintai dan selau ingin berada di sampinya. Aku sangat bahagia akhirnya keinginan ku terwujud, akhirnya aku bisa bersamanya hidup dengan bahagia dan damai di alam sana….

TAMAT

Hah…, akhirnya jadi juga ff drabble aku yang pertama dan ff ini menjadi ff came back aku di dunia per ffan.

Semoga yang baca suka, maaf kalau ff aku gak nyambug dan feelnya masih belum dapet, karna aku juga masih belajar,

Maaf juga kalau masih banyak typo yang bersebaran dan ff came back aku tidak memuaskan.

Anyeong… \(^_^)/

 ©2013

Iklan

6 thoughts on “Love The Rain [Monolog Rae In]

  1. Anditia Nurul

    Hmm… FF comeback-mu yang ini udah lumayanlah, saeng.
    Cuma ada beberapa hal yang eonni koreksi, ya?
    1. Yang benar drabble, ya, saeng. Bukan DRIBBLE. XD
    2. Kalo diliat dari panjang dan keterangan jumlah katanya (928 words), FF ini gak masuk length drabble, saeng. Tapi, ficlet. FF dengan length drabble itu jumlah katanya 100 words. Ficlet itu lebih dari 100 words, tapi kurang dari 1000 words.
    3. “Kodok yang sedari tadi berdentang sekarang sudah tak ada lagi.” Mm…, mungkin sebaiknya kalau kata berdentang itu kamu ganti dengan kata yang lain. Eonni keingat sama jam pas baca bagian itu… hehehe.
    Typo masih ada juga, saeng. Tapi, gak papa. Eonni juga biasa gitu… hehe. Lebih teliti lagi pas ngedit, ya? ^^

    Komen eonni udah panjang nih… hehehe. Jadi, segini dulu aja, ya? XD
    Keep writing ^^9
    Bye ^^/ *dapetsalamdariCNU*

    Balas
    1. jungsoohwafanfiction Penulis Tulisan

      Ne Gomawo eonni sudah mau meluangkan waktunya untuk comen ff aku ini, ya aku akan lebih teliti lagi :D.

      ngomog2 itu bener cnu ngasih salam sama aku #happy sampek terbag ke langit ke tujuh#
      salam balik ya buat cnu oppa nya 😉

      Balas

Komen dong t(T.Tt)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s